Cara Mudah Menghilangkan Kapalan pada Kaki Anda
- kumicareofficial
- 22 Feb
- 2 menit membaca
Diperbarui: 24 Mar

Kapalan memang terasa sangat tidak nyaman terlebih bila timbul di area telapak kaki. Meskipun tidak tergolong pada masalah kulit yang berbahaya, namun kapalan yang disertai rasa nyeri wajib untuk diwaspadai.
Lalu, bagaimana cara menghilangkan kapalan pada kaki? Berikut langkah-langkah yang dapat anda lakukan untuk menghilangkan kapalan pada kaki yang dapat dilakukan sendiri di rumah.
1. Merendam kaki dalam air hangat
Merendam kaki dalam air hangat dapat meredakan hingga menghilangkan kaki kapalan. Cara ini cukup efektif untuk melunakan penumpukan kulit yang mengeras dan menebal hingga lebih mudah untuk dibersihkan.
Cukup rendam kaki dalam air hangat selama 10-20 menit. Anda juga dapat menambah garam epsom ke dalam air hangat untuk merendam kaki anda, hal tersebut karena garam juga dapat bermanfaat sebagai eksfoliator alami yang membantu melunakkan kapalan di kaki.
2. Mengoleskan pelembab pada kaki kapalan
Cara selanjutnya untuk mengatasi kaki kapalan adalah dengan mengoleskan krim pelembab. Gunakanlah krim pelembab yang mengandung ammonium laktat, urea, dan asam salisilat. Hal itu karena kandungan tersebut dapat membantu melembutkan kulit kaki yang mengalami kapalan.
Anda juga dapat mengoles krim pelembab setelah merendam kaki anda di air hangat. Lakukan cara ini secara rutin sesuai dengan anjuran yang telah tertera di dalam kemasan produk untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Kumi Satin Foot Cream juga dapat membantu untuk melembutkan kaki yang mengalami kaki kapalan dan pecah-pecah. Kandungan peppermint, vitamin E, aloe vera, dan ekstrak pepaya yang terdapat dalam produk tersebut dapat menjadi rekomendasi untuk mengatasi kaki kapalan dan pecah-pecah.
3. Menggunakan Batu Apung
Menggunakan batu apung adalah salah satu cara alami untuk menghilangkan kapalan pada kaki. Anda cukup menggosokkan batu apung pada area kulit yang kapalan setelah merendamkan kaki di air hangat.
Anda cukup menggosokkan batu apung secara perlahan dengan memutar, hindari gerakan yang terlalu keras untuk mencegah luka dan infeksi. Setelah itu, bilas kaki dengan bersih dan oleskan krim pelembab.
Namun, cara ini tidak disarankan untuk penderita diabetes dikarenakan rentan akan menyebabkan luka atau pendarahan. Meskipun begitu, cara ini dapat digantikan dengan menggunakan Foot File yang lebih aman untuk penderita diabetes.
Cukup dengan menyemprotkan cairan khusus lalu digosok dengan Foot File secara perlahan, dan berhenti menggosok ketika warna kulit kaki sudah berubah menjadi merah muda.
5. Menggunakan Plester atau Gel Penghilang Kapalan
Cara lainnya adalah dengan menggunakan plester atau gel penghilang kapalan yang mengandung asam salsilat. Metode ini diberikan sesuai dengan anjuran dari dokter.
Nantinya dokter akan memberikan saran kepada anda untuk seberapa sering plester perlu di ganti dengan yang baru. Namun, sebelum menempelkan plester ataupun gel pastikan area kaki yang mengalami kapalan telah bersih.
6. Gunakkan Alas Kaki yang Sesuai
Penggunaan sandal ataupun sepatu yang tidak sesuai dengan bentuk dan ukuran kaki dapat menjadi salah satu penyebab kaki kapalan. Karena hal tersebut, sangat disarankan untuk menggunakan alas kaki yang tidak terlalu longgar maupun sempit.
Menambahkan bantalan atau pelapis pada sepatu dapat mencegah iritasi lebih lanjut pada area yang mengalami kapalan. Bantalan ini akan sangat membantu untuk mengurangi gesekan dan mencegah kontak langsung area kapalan dengan sepatu. (jul)
Referensi
Commenti